Sebut Ada 11 Varian Delta di Sulsel, Ahli Epidemiologi: Menyebar ke Mana-mana

Jumat, 16 Juli 2021 23:21

Varian delta. (int)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ahli Epidemiologi, Ridwan Amiruddin, mengungkap adanya 11 varian delta di Sulawesi Selatan.

“Laporan dari Kementerian dari seluruh sample yang diperiksa, ada 11 varian delta di Sulsel. Dan itulah yang menjadi bibit menyebar kemana-mana,” katanya, Jumat (16/7/2021).

Ia menjelaskan, daya tular varian delta lebih tinggi daripada upaya pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat.

Menurutnya, inilah yang kemudian menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus Covid-19 di Sulsel. Selain itu kata dia, tingkat keabaian masyarakat masih tinggi.

“Jadi bertemulah ketidakpatuhan dengan daya serang varian baru dari covid-19 yang sangat tinggi. Nah pada situasi seperti itu kasus tidak bisa dibendung, itu hukumnya. Sehingga menempatkan Makassar pada level 4 itu respon yang rendah pada epidemi tidak terkendali,” ujar Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas ini.

Lebih lanjut kata dia, pada level 4 epidemik yang tidak terkendali dengan respons terbatas maka semua warga harus berdiam diri di rumah untuk paling tidak empat pekan ke depan. Pemerintah harus melaksanakan tracing secara maksimal.

Ia menyebutkan, tracing di Sulsel masih sangat rendah, yakni rasio tracing 1:3, padahal WHO dianjurkan 1:30.

“Saya sudah memprediksi bahwa akan sampai ke angka seribu juga. Sehingga harus juga dilakukan antisipasi. Kalau ini dibiarkan maka PPPKM mikro darurat Jawa-Bali akan diberlakukan di Sulsel juga. Mungkin Minggu depan sudah seperti itu,” tutur Ketua Tim Ahli Pengendalian Covid-19 Sulsel tersebut.

Bagikan berita ini:
4
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar