Pembelaan Eks Sekretaris Satpol PP Gowa, Minta Izin Operasional Kafe Atas Inisiatif Sendiri

Sabtu, 17 Juli 2021 20:56

Kuasa hukum Mardani Hamdan, M Syafril Hamzah.

FAJAR.CO.ID, GOWA — Kuasa hukum tersangka Mardani, Syafril Hamzah menganggap, kliennya itu telah bekerja sesuai dengan tugasnya sebagai penegak Perda saat operasi PPKM di kafe milik Ivan dan Riyana di Panciro, Kabupaten Gowa dilakukan.

Meski pada akhirnya, operasi itu berakhir pada aksi penganiayaan yang ia lakukan. Dalam video yang beredar, Mardani sempat meminta kepada Ivan dan Riyana untuk menunjukkan surat izin operasional kafe milik pasutri tersebut.

Syafril bilang, apa yang telah dilakukan kliennya yang saat itu masih berseragam Satpol PP Gowa, atas inisiatif dirinya sendiri tanpa perintah orang lain.

“Tidak ada (yang suruh tersangka masuk minta izin ke korban). Ini inisiatif sendiri untuk memeriksa izin kafe tersebut,” katanya saat ditemui di Mapolres Gowa, Sabtu (17/7/2021).

Namun bukannya surat izin yang diperlihatkan, eks Sekretaris Satpol PP Gowa itu sempat bersitegang dengan pemilik kafe. Dia sempat menampar Ivan yang terus merekam. Istri Ivan, Riyana, pun tak terima hingga melempari Mardani dengan sebuah bangku tepat mengenai Mardani.

Mardani pun membalas dengan menampar wajah Riyana yang mengaku hamil sembilan bulan. Suasana di kafe itu pun memanas. Beruntung, ada petugas PPKM lain datang melerai kedua pihak itu.

Ivan dan Riyana tak terima atas aksi penganiayaan yang dilakukan oleh Mardani kepada dirinya itu. Berselang beberapa jam, pasutri ini pun melaporkan Mardani ke polisi.

Bagikan berita ini:
2
1
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar