Sebut HRS Tak Bersalah, Musni Umar Doakan Dosa Jaksa Nanang Diampuni

Sabtu, 17 Juli 2021 12:57

Nanang Gunaryanto dan HRS

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar merespon kabar meninggalnya saah satu jaksa penuntut umum (JPU), Nanang Gunaryanto yang meninggal dunia pada Jumat (16/7) kemarin.

Nanang Gunaryanto merupakan anggota JPU yang menuntut Habib Rizieq Shihab 6 tahun penjara terkait kasus swab covid-19 di RS Ummi Bogor.

“Selaku saksi ahli HRS kasus swab RS Ummi menyampaikan duka cita yang dalam atas wafatnya Jaksa Nanang Gunaryanto,” kata Musni Umar, dikutip Sabtu (17/7).

Musni Umat mendoakan agar Nanang Gunaryanto mendapat tempat yang baik di sisi Tuhan dan mengampuni. dosa-dosanya.

“Saya mendoakan semoga Allah mengampuni dosanya yang telah menuntut HRS untuk dipenjara pada hal selaku saksi ahli HRS dkk tidak bersalah,” kata Musni Umar.

Ada pun kabar meninggalnya Nanang Gunaryanto disampaikan melalui akun Instagram Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI). Nanang meninggal di Rumah Sakit (RS) Bethesda, Yogyakarta, Jumat (16/7) pagi WIB

“Jaksa Agung RI bersama jajaran turut berdu kacita atas berpulangnya saudara kita, adhyaksa hebat Nanang Gunaryanto,” jelas akun resmi Kejakgung dikutip Republika.

HRS dituntut enam tahun penjara soal penyebaran informasi bohong hasil tes usap oleh JPU yang terdiri dari almarhum Nanang Gunaryanto, Tengku Rahman, Heru Saputra, Muhammad Syarifuddin, Deddy Sunanda, Tedhy Widodo, Hangrengga Berlian, Syahnan Tanjung, Baringin Sianturi dan MH Hafiz Kurniawan. (fin/fajar).

Bagikan berita ini:
8
8
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar