Gara-gara Ini, Eks Satpol PP Murka hingga Aniaya Pasutri di Gowa

Minggu, 18 Juli 2021 18:50

Mardani Hamdan, Sekretaris Satpol PP Gowa.

FAJAR.CO.ID, GOWA – Mardani Hamdan telah diperiksa penyidik Sat Reskrim Polres Gowa, atas penganiayaan yang ia lakukan kepada Ivan dan Riyana saat operasi PPKM, 14 Juli 2021 lalu.

Mardani yang saat ini berstatus tersangka mengaku murka karena ia merasa diserang duluan, saat meminta izin operasional kafe milik pasutri tersebut.

“Saat klien kami dekati korban (Riyana), katanya ada yang lempari botol dari belakang dan kena lehernya,” kata kuasa hukum tersangka, M Syafril Hamzah, Minggu (18/7/2021).

Sementara di rekaman CCTV, tidak disebutkan ada pelemparan botol. Mardani masuk ke kafe milik korban untuk meminta izin operasional kafe itu.

Mardani pun mendekati korban Riyana yang mengaku hamil sambil meminta izin yang ia minta. Ivan mengingatkan Mardani agar tidak kasar kepada istrinya.

Justru, Mardani langsung menganiaya Ivan. Riyana tak terima dan emosi hingga melempari Mardani dengan bangku di kafe miliknya itu. Kedua pihak pun dilerai oleh petugas PPKM yang ada di sana.

Usai aksinya viral dan ditetapkan tersangka, Mardani pun menyesali perbuatannya. Aksinya itu murni adalah spontanitas kepada korban.

“Tetap dia (tersangka) drop dan dia sangat menyesal perlakuan yang ia lakukan,” tandas Syafril. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
2
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar