Inspektorat Target Hasil Review Insentif Nakes Rampung Besok, Pemprov Sulsel Janji Lunasi Secepatnya

Minggu, 18 Juli 2021 20:48

Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Muhammad Ichsan Mustari.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan menegaskan, akan membayar insentif tenaga kesehatan (nakes) yang telah lama menunggak.

Hanya saja, hasil verifikasi Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk pembayaran insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) di Sulsel belum rampung.

Nakes yang dimaksud adalah yang bertugas untuk penanganan Covid-19, di rumah sakit milik Pemprov Sulsel.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulsel, Muhammad Rasyid, mengungkapkan, pembayaran insentif nakes masih menunggu hasil verifikasi APIP. Verifikasi APIP sangat penting untuk mencegah adanya kesalahan dalam pembayaran.

“Sekarang dalam proses verifikasi APIP. Kita tunggu dulu hasilnya, setelah semua clear, akan langsung dibayarkan. Jadi, bukan tidak mau dibayar. Tapi ada prosesnya. Kita tunggu saja,” katanya, Minggu, (18/7/2021).

Rasyid menyebutkan, pihaknya sudah membayarkan anggaran Rp 79 miliar lebih, untuk penanganan Covid-19. Untuk insentif nakes, akan dibayarkan oleh BPKAD jika telah diverifikasi.

“Masih dalam proses. Harus diverifikasi dulu oleh APIP,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari, menjelaskan, pembayaran nakes yang sudah diajukan pihak rumah sakit untuk tahun ini mencapai Rp 8 miliar lebih. Antara lain, RSUD Sayang Rakyat, RSKD Dadi, RSUD Haji, dan RSUD Labuang Baji.

“Untuk tahun 2021, menunggu hasil verifikasi dari tim verifikator fasilitas pelayanan kesehatan yang bersangkutan, dan verifikator dinas kesehatan, untuk kami ajukan ke Inspektorat Daerah untuk direview, dan ke BKAD untuk proses selanjutnya,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
5
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar