Efek Kisruh Pilkada Yalimo, 285 Truk Sembako Tertahan Selama 10 Hari

Senin, 19 Juli 2021 18:35

FAJAR.CO.ID, JAYAPURA- Kisruh pilkada Yalimo makin merembet ke sejumlah sektor. Termasuk ke sektor perekonomian. Imbasnya 285 unit truk logistik pengangkut sembako, bahan bangunan dan sebagainya tertahan akibat blokade jalan.

Kondisi ini dikeluhkan sejumlah sopir dan pemilik angkutan logistik. Sekitar 285 unit truk yang mengangkut sembako, bahan bangunan, dan logistik lainnya sudah tertahan 10 hari. Mereka tertahan di Yalimo karena akses jalan diblokir massa salah satu kandidat di pilkada Yalimo.

Sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pilkada Yalimo harus diulang dan MK juga putuskan mendiskualifikasi kandidat 01, Erdi Dabi sebagai calon bupati Yalimo. Pascaputusan MK ini, terjadi kisruh di Distrik Elelim, ibu kota Yalimo. Bahkan situasi hingga saat ini belum kondusif.

“Kami sudah tertahan ini sekitar 10 hari. Kita juga tidak bisa tinggalkan barang-barang yang kita angkut ini. Padahal ini kebutuhan pokok. Tidak bisa melintas ke Wamena dari Jayapura,” ungkap salah seorang sopir yang enggan diketahui namanya.

Para perwakilan sopir ini sudah meminta bantuan aparat setempat namun belum ada kejelasan. Pihaknya meminta ada perhatian pemerintah pusat atas kondisi ini. Jalur logistik yang terhalang akan mengganggu aktivitas perekonomian.

“Janji Presiden saat berkunjung bahwa jalan Trans Jayapura akan lancar, nyatanya sudah 10 hari mobil tertahan. Bagaimana pengusaha bisa membayar pajak untuk negara bila kondisi ini tidak segera diselesaikan dengan cara bijaksana,” keluhnya.

Bagikan berita ini:
6
1
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar