Inovasi Teknologi Sebuah Keniscayaan

Senin, 19 Juli 2021 13:37

Prof Marzuki

Oleh: MarsukiGuru Besar FEB Unhas

FAJAR.CO.ID — Tidak disangka, perkiraan pandemi akan menurun beberapa waktu lalu, ternyata justru merebak tajam di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Jumlah manusia yang terpapar Covid-19 melonjak tajam, terutama jumlah yang meninggal.

Padahal, di semua negara termasuk Indonesia, para otoritas terkait selama ini sudah berjibaku melakukan berbagai kebijakan dan program. Sehingga waktu terakhir ini tampaknya para otoritas terkait merasa ragu dan khawatir akan berbuat apalagi guna menghadapi gelombang serangan pandemi Covid-19 yang semakin ganas dengan varian yang baru.

Gelombang pandemi Covid-19 varian baru ini seakan menyapu sia-sia berbagai kebijakan yang sebelumnya dilakukan oleh para otoritas terkait di berbagai negeri. Seperti pengorbanan biaya yang sangat mahal, terutama pengorbanan jiwa para nakes dan masyarakat yang sudah bejibun banyaknya.

Oleh karena itu, dalam situasi seperti ini, tidak ada jalan lain, paradigma berpikir dan bertindak dari semua pemangku kepentingan, dituntut untuk berubah secara struktural dan fundamental berdasarkan kesadaran penuh. Bahwa tidak ada kekuatan yang dapat melawan pandemi Covid, karena kemungkinan kejadian ini merupakan proses alamiah gelombang perubahan alam semesta yang sedang mencari keseimbangan barunya.

Artinya, berbagai pendekatan yang selama ini dipercaya dapat menjadi instrumen untuk melawan arah perubahan alam yang terjadi melalui program maupun kebijakan, sudah harus ditinjau, dikoreksi, dan diubah sesuai tuntutan perubahan kondisi alam yang baru.

Bagikan berita ini:
7
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar