Kekasihku Beraksi di Dapur, Keringatan Lalu Teriak Minta Ampun

Senin, 19 Juli 2021 09:39

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID– Langit Jakarta hari ini terlihat sangat mendung. Gelap, seperti kamar pengantin baru saat malam.

Mendung pun berganti dengan hujan. Deras, menghujani jalan Jakarta yang penuh sesak.

Di tengah suara hujan, terdengar suara dering pertanda ada pesan masuk. Saat aku lihat, ternyata pesan dari Kayara, kekasihku.

“Sayang, aku takut di rumah sendiri. nggak mau ke sini?” kata Kayara.

Tak banyak berpikir, aku pun langsung bersiap menuju rumah Kayara. Hujan deras pun akan aku terjang untuknya.

“On the way, sayangku!” balasku.

Setelah memakai jas hujan, aku pun langsung melaju menuju rumah Kayara. Sepanjang perjalanan, pikiranku penuh dengan hal-hal menyenangkan.

Tentu, kesempatan ini sangat bagus sekali. Kapan lagi, di cuaca yang pas ini, Kayara di rumah sendiri.

Setelah beberapa menit berkendara, akhirnya aku sampai di rumahnya.

“Assalamualaikum,” kataku sembari mengetuk pintu.

Suara langkah kaki terdengar pelan menuju pintu. Saat dibuka, terlihat sosok wanita yang sangat aku cintai.

“Eh, sayang. Akhirnya sampai juga,” katanya.

Kami berdua langsung masuk menuju ruang tamu. Suasana rumah sangat hangat, seperti senyum milik Kayara.

“Bapak Ibu lagi ke luar kota, aku ditinggal sendiri,” kata Kayara.

“Kan, ada aku. Jadi, kamu nggak sendiri lagi,” jawabku.

Bagikan berita ini:
7
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar