Masyarakat Makassar Dilarang Salat Id di Masjid, Wali Kota Minta Maaf

Senin, 19 Juli 2021 20:32

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Status zona merah penyebaran Covid-19 di Kota Makassar membuat pelaksanaan salat Iduladha dibatasi. Diimbau di rumah saja.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto meminta maaf kepada masyarakat atas situasi yang terjadi sekarang. Pemkot tidak mengambil keputusan tersebut secara sepihak. Tetapi atas surat edaran Menteri Agama.

“Kalau seandainya ini dianggap sebuah kesalahan, maka salahkan lah Wali Kota, saya yang tanggung jawab soal itu, tapi mudah-mudahan ini bukan sebuah kesalahan,” ujarnya, Senin (19/7/2021).

“Tapi ini adalah sebuah kebaikan untuk keselamatan warga, jadi saya memohon maaf sebesar-besarnya walau keputusan ini juga, saya tidak suka,” sambung Danny.

Kebijakan salat Iduladha di rumah melainkan menjadi keputusan bersama yang dirembuk bersama Forkompinda Makassar. Dan merujuk pada Surat Edaran (SE) Menteri Agama (Menag) dan Pemprov Sulsel.

Makassar diketahui telah masuk dalam zona merah Covid-19. Merujuk pada surat tersebut, sebuah daerah yang berstatus zona kuning atau merah, tidak diperbolehkan menggelar salat Iduladha di Masjid dan lapangan.

“Tetapi perhitungan yang ada memberikan kita sebuah warning maka keputusan ini kita akhirnya memutuskan bersama Forkompinda bahwa kami mengikuti penuh surat edaran yang sampai tiga kali oleh Menag,” jelas Danny.

“Tadinya saya berpikir masih salat di jalan tapi setelah SE terakhir yang keluar, di lapangan pun dilarang. Sehingga equal di jalan atau di lapangan itu tidak bisa,” tukasnya.

Bagikan berita ini:
6
7
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar