Oknum Satpol PP Tak Dijerat Pasal Perlindungan Perempuan, Ini Alasan Polres Gowa

Senin, 19 Juli 2021 15:55

Tersangka Mardani Hamdan (kemeja biru dan pakai kopiah hitam) saat tiba di Mapolres Gowa.

FAJAR.CO.ID, GOWA – Tersangka Mardani Hamdan telah ditahan di jeruji besi Polres Gowa.

Eks Sekretaris Satpol PP Gowa ini telah menganiaya wanita Riyana, dan suaminya, Ivan saat operasi PPKM di Panciro, Kabupaten Gowa.

Polisi tidak menjerat Mardani dengan pasal perlindungan perempuan dan anak.

Mardani hanya dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan, karena telah menampar Riyana usai dilempari bangku kafe miliknya saat operasi tersebut.

“Pasal 351 KUHP ancaman hukuman 5 tahun penjara. Oh tidak (pasal perlindungan perempuan) Karena kita tetap kenakan penganiayaan,” kata Kapolres Gowa, AKBP Tri Goffaruddin, Senin (19/7/2021).

“Kita sudah tahan (tersangka Mardani Hamdan). Nantinya kita tunggu untuk kelengkapan berkas,” sambung suami penyanyi dangdut ternama ini, Uut Permatasari kepada wartawan.

Diketahui, Mardani Hamdan resmi berstatus tersangka kasus penganiayaan sejak Jumat (16/7/2021) kemarin. Foto wajah Mardani pun beredar luas di media sosial.

Banyak yang menghakimi atau membully Mardani dengan segala macam cemooh dari para netizen.

Kuasa hukum tersangka, M Syafril Hamzah pun memberikan kalimat penegasan atas kekhilafan kliennya itu.

“Stop bully. Biarkan proses hukum tetap berjalan,” tegasnya di Mapolres Gowa beberapa waktu lalu

Apalagi, tersangka Mardani Hamdan mengaku sangat menyesal atas kekerasan yang ia lakukan, kepada Ivan dan Riyana yang ia aniaya saat operasi PPKM di Panciro, Kabupaten Gowa, 14 Juli 2021 lalu. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
3
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar