PPKM Tanpa Jaminan Sosial untuk Masyarakat Prasejahtera Bakal Jadi Momok Baru

Senin, 19 Juli 2021 22:15

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Peningkatan jumlah kasus Covid-19 di tanah air dalam dua pekan terakhir yang mencatatkan rekor baru setiap harinya, memerlukan langkah super ekstra.

“Jika pertumbuhan ini tidak segera melandai, ada kemungkinan jumlah kasus baru dapat mencapai ratusan ribu per hari, dan itu indikasi bahwa kita telah mengalami tsunami Covid seperti yang terjadi di India pada awal Mei lalu,” kata Guru Besar Fisika Teoretik FMIPA Universitas Hasanuddin, Prof. Tasrief Surungan kepada fajar.co.id, Senin (19/7/2021).

Ia menduga, varian Delta sebagaimana yang melanda India menjadi varian dominan, seperti juga laporan dari beberapa pakar kesehatan.

Secara teoretik, jika tsunami Covid terjadi di suatu wilayah, maka ada peluang bagi munculnya varian yang lebih baru dengan daya jangkit yang lebih ganas. Itulah mengapa kenapa menjadi sangat urgen mengendalikan pertumbuhan jumlah kasus, dan kurvanya jangan sampai menuju vertikal (sky-rocket).

Perlu multi strategi dalam menghadapi kemungkinan paling buruk. Menjadi sangat urgen untuk antisipasi penambahan kapasitas fasiltas kesehatan, misalnya penyediaan jumlah tempat tidur di rumah sakit.

“Untuk wilayah Sulawesi Selatan (Makassar), program Wisata Covid yang memberi layanan isolasi mandiri di hotel untuk yang bergejala ringan dan perawatan di rumah sakit bagi yang bergejala berat perlu kembali diaktifkan, bahkan urgen untuk ditingkatlan kapasitasnya,” tegas Aggota Aktif Masyarakat Fisika Amerika Serikat (American Physical Society) itu.

Bagikan berita ini:
4
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar