Perubahan Anggaran Stadion Mattoanging, Penyebab Progres Tender Dana PEN Pemprov Rendah

Selasa, 20 Juli 2021 21:54

Plt Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Andi Bakti Haruni.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Progres tender proyek Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan masih menjadi sorotan. Pasalnya, progres tender dinilai masih rendah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Andi Bakti Haruni, mengatakan, pada dasarnya progres tender proyek yang menggunakan dana PEN, sudah 100 persen.

Akan tetapi kata dia, adanya perubahan penganggaran Stadion Mattoanging pada beberapa waktu lalu yang akan dialihkan ke APBD murni, membuat data progres tender proyek PEN tetap 25 persen.

“Padahal tidak adami ini. 100 persenmi. Kenapa, karena stadion tidak ada,” kata Haruni, Selasa, (20/7/2021).

Ia menjelaskan, ada empat paket proyek dana PEN. Namun, karena Stadion Mattoanging yang nilainya mencapai Rp1,3 triliun yang tidak selesai tahap tendernya, membuat data progres tender terlihat stagnan.

“Itu stadion sebenarnya kan tidak jadi gunakan PEN dengan anggaran Rp1,3 triliun. Kalau tidak dilaksanakan akan mempengaruhi persentase,” sebutnya.

Lanjut kata Haruni, karena pengantaran stadion sudah terlanjur dimasukkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2021, maka penganggraannya akan terus tercatat hingga pada anggaran perubahan.

“Dokumen anggaran ini harus bisa dirubah pada saat anggaran perubahan di September nanti,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, dalam progres pengadaan barang dan jasa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulsel, per tanggal 16 Juli 2021, untuk dana PEN tercatat jumlah paket dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) sebanyak empat paket. Adapun nilai pagu sebesar Rp1,161,582,038,805.

Bagikan berita ini:
10
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar