18 Pegawai KPK Ikut Diklat Bela Negara, Ada Nama Novel Baswedan?

Rabu, 21 Juli 2021 07:49

SIKAP PEGAWAI: Novel Baswedan (depan kanan) mewakili 75 pegawai KPK melaporkan dugaan pelanggaran etik anggota dewas Ind...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, mengatakan sebanyak 18 dari 24 pegawai lembaga antirasuah diberikan kesempatan untuk Diklat bela negara.

Diklat Bela Negara dilakukan untuk pegawai KPK yang tidak lolos saat jalani tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai mekanisme peralihan menjadi aparatur sipil negara (ASN).

“Sampai tanggal 19 Juli kemarin yang sudah menyatakan kesediaannya untuk mengikuti Diklat bela negara ada 18 orang,” ujar Ghufron dalam keterangannya, Selasa (20/7).

Selain itu, kata Ghufron, enam orang lainnya masih belum menyatakan ketersediaannya untuk ikut Diklat bela negara.

“Kami telah memperjuangkan 24 orang tersebut untuk dapat diangkat sebagai ASN dari 75 orang yang dinýatakan TMS dengan mekanisme pembinaan,” kata Ghufron.

Akan tetapi kata Ghufron, meskipun sudah berjuang untuk 24 pegawai tersebut, KPK tetap menyerahkan sepenuhnya pilihan para pegawai tersebut.

“Namun selanjutnya adalah hak dari pegawai tersebut menggunakan atau tidak haknya, Itu adalah pilihan pegawai,” pungkas Ghufron. (genpi/fajar)

Bagikan berita ini:
4
2
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar