Covid-19 Meningkat, Pemkot Surabaya Buka Lowongan Dokter dan Perawat

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Pemerintah Kota Surabaya membuka lowongan pekerjaan bagi warga yang memiliki kemampuan di bidang kesehatan. Mereka akan ditempatkan menjadi tenaga kesehatan di berbagi fasilitas kesehatan (faskes).

Wali kota Surabaya Eri Cahyadi meminta warga untuk segera mengajukan diri. Dia berharap lamaran bisa segera cepat diterima.

”Kalau ada warga Surabaya yang ingin jadi perawat, silakan daftar ke pemkot. Kami butuh banyak perawat dan dokter,” ujar Eri pada Rabu (21/7).

Eri menegaskan, mereka yang diterima menjadi dokter dan perawat akan digaji sesuai UMK Surabaya. ”Dokter dan perawat diberikan sesuai UMK Surabaya,” terang Eri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita menjelaskan, banyak warga dengan ijazah SMA yang melamar. Padahal, tidak sesuai klasifikasi. ”Ijazahnya SMA. Daftar jadi perawat. Tidak sesuai,” tutur Febria Rachmanita.

Sejak lowongan itu diluncurkan pada awal Juli, Febria Rachmanita mengakui, banyak pendaftar yang tidak sesuai dengan ijazahnya. ”Banyak juga. Tetapi yang sudah sesuai dengan ijazah sudah bekerja di RS Lapangan Tembak dan puskesmas,” kata Febria Rachmanita.

Dia mencatat, hingga saat ini, sudah ada 130 orang yang diterima sesuai dengan klasifikasi dan kebutuhan Pemkot Surabaya. ”Yang ijazahnya nggak sesuai dengan kebutuhan ada ratusan. Yang daftar sudah 500 orang,” terang Febria Rachmanita.

Lowongan itu sesuai dengan kebutuhan dan kondisi Covid-19 di Surabaya yang terus meningkat. Sebanyak 1.317 kasus Covid-19 baru terjadi di Surabaya per Selasa (20/7). Angka itu menambah jumlah kasus Covid-19 di Jatim yang bertambah sebanyak 46.437.

  • Bagikan