Densus 88 Tak Hadir, Sidang Praperadilan Terduga Teroris Kembali Ditunda

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sidang praperadilan terduga teroris Muslimin, melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muslim kembali ditunda. Lagi-lagi, pihak Densus 88 tak hadir dalam sidang ini.

Sidang yang seharusnya digelar di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, pada Rabu (21/7/2021) pukul 16.00 WITA tadi harus diundur pada 6 Agustus 2021 mendatang.

“Sidang ditunda lagi ke hari Jumat tanggal 6 Agustus 2021,” kata Direktur LBH Muslim, Abdullah Mahir.

Penundaan ini adalah yang kedua kalinya, setelah sidang pertama pada 7 Juli 2021 lalu juga ditunda karena pihak Densus 88 tidak hadir di ruang sidang.

Diketahui, terduga teroris Muslimin ditangkap oleh Densus 88 pada April 2021 lalu karena diduga terlibat dalam aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, akhir Maret 2021 lalu.

Istri Muslimin pun tak terima penangkapan suaminya itu, hingga meminta bantuan LBH Muslim untuk mengajukan praperadilan.

Apalagi saat itu, masa penahanan istri dari Muslimin itu yang disebut sebagian terduga teroris, sudah lewat 21 hari sejak ditangkap Densus 88. Status hukum dua terduga teroris itu belum ditentukan.

“Ini sudah lewat batas waktu. Istri-istri (terduga teroris) juga tidak tahu status suaminya. Makanya kami menduga melanggar aturan,” tegasnya.

Hingga saat ini, pihak LBH Muslim dan kliennya itu masih terus berharap agar Densus 88 hadir dalam sidang praperadilan itu. (ishak/fajar)

  • Bagikan