Gubernur Khofifah Minta Maaf

Rabu, 21 Juli 2021 15:19

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) didampingi Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak di Gedung Negara Graha...

FAJAR.CO.ID, JATIM — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa minta maaf jika penanganan Covid-19 belum dapat memuaskan seluruh masyarakat Jatim.

”Atas nama Pemprov Jatim, saya meminta maaf jika penanganan Covid-19 di Jatim belum dapat memuaskan seluruh masyarakat,” ujar Khofifah seperti dilansir dari Antara dalam postingan yang diunggah di akun instagram pribadinya, @khofifah.ip pada Selasa (20/7) malam.

Pemprov Jatim, kata dia, sangat memahami dampak perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, tidak ringan bagi masyarakat.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan PPKM darurat hingga 25 Juli dan akan melakukan pembukaan secara bertahap mulai 26 Juli.

”Insya Allah, jika angka kasus baru Covid-19 terus melandai, 26 Juli, pemerintah akan melakukan pembukaan bertahap,” ucap Khofifah.

Pemprov Jatim, lanjut dia, bersama Forkopimda serta kabupaten/kota se-Jatim terus berupaya semaksimal mungkin memutus penyebaran Covid-19. Sekaligus mempercepat vaksinasi hingga pelosok agar pandemi segera berakhir.

Gubernur Khofifah memohon kerja sama seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi seluruh peraturan selama pelaksanaan PPKM darurat. Tetap disiplin protokol kesehatan dan segera mengikuti vaksinasi.

”Kepada semua warga Jawa Timur tetaplah semangat. Pengurus RT, RW, kamituwo tetaplah di garda depan melayani warga, terutama yang sedang isolasi mandiri,” tutur Khofifah.

”Semoga Allah SWT meringankan beban kita, membukakan pintu untuk menyelesaikan masalah ini serta melindungi kita semua dan bangsa ini,” kata Khofifah menambahkan pada postingan yang diunggah setelah Jokowi mengumumkan perpanjangan PPKM darurat tersebut.

Bagikan berita ini:
7
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar