Jokowi Izinkan Rektor UI Rangkap Jabatan, Tagar Presiden Terburuk Dalam Sejarah Jadi Trending

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengizinkan rektor Universitas Indonesia (UI) bisa rangkap jabatan sebagai komisaris BUMN atau swasta menuai polemik.

Diketahui, Presiden Jokowi baru saja menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta Universitas Indonesia (UI).

Aturan ini menggantikan PP nomor 68 tahun 2013 yang bermuatan peraturan dasar pengelolaan UI yang digunakan sebagai landasan dalam penyusunan peraturan dan prosedur operasional di UI.

Dalam PP Nomor 75 Tahun 2021 Pasal 39 disebutkan bahwa rektor dan wakil Rektor, sekretaris universitas, dan kepala badan dilarang merangkap jabatan dengan ketentuan.

Sehingga, apabila dibandingkan dari dua aturan itu, maka terlihat bahwa dalam PP Nomor 75 Tahun 2021 larangan rangkap jabatan pada BUMN hanya spesifik pada satu jabatan, yakni khusus direksi.

Bahkan warganet menjadikan tagar Presiden Terburuk Dalam Sejarah sebagai trending topik di media sosial Twitter.

Beberapa warganet mengingatkan pernyataan Jokowi Oktober 2014 lalu soal rangkap jabatan pejabat negara.

Dalam video yang beredar tersebut Jokowi bilang “Tidak boleh rangkap-rangkap jabatan, kerja di satu tempat saja belum tentu benar kok.”

Pantauan Fajar.co.id, hingga pukul 08.30 WIB, Rabu (21/7/2021) #PresidenTerburukDalamSejarah sudah diunggah oleh 14,3 ribu kali.

Tak hanya soal aturan baru di UI, warganet juga memberikan kritik keras atas kebijakan penanganan pandemi Covid-19 pemerintah yang tak kunjung membaik.

  • Bagikan