Kabar Terbaru Soal Pembunuhan Rian Akibat Cinta Sejenis

  • Bagikan

“Selasa (8/6/2021) pukul 02.00, pelaku MA dan dua orang lain sudah tidur. Lalu MA (terbangun) bersama Rian melakukan hubungan sesama jenis,” kata Kapolda Sulsel, Irjen Merdisyam.

Masuk pada subuh hari, tepatnya pukul 05.00 sampai 08.00 WITA, penganiayaan terhadap korban terjadi. Pelakunya adalah MA dan pelaku lainnya di kamar itu.

Puas menganiaya, pelaku MA, D, dan EAS membawa Rian ke pelaku wanita berinisial H di rumahnya di Jalan Sungai Limboto, tepatnya pukul 09.00 WITA dan kembali menganiaya Rian.

“Jadi korban ini sempat ingin kabur. Namun digagalkan oleh MA hingga akhirnya penganiayaan pun kembali terjadi menggunakan ikat pinggang dan pukulan oleh MA ke Rian. Rian pun tewas di depan MA dan dua temannya,” terang dia.

Usai dianiaya habis-habisan, Rian sekarat dan meninggal dunia pada Kamis (10/6/2021) pukul 06.00 WITA.

Seketika pelaku MA dan lainnya, termasuk H sebagai pemilik rumah juga panik. Para pelaku pun berencana membawa jasad korban ke Sulawesi Tengah untuk menghilangkan jejak.

Namun karena terbatas biaya dan jauh, maka mereka sepakat membuang jasad Rian di Camba, Kabupaten Maros saja.

“Pelaku MA, D, DAS, dan H menyewa sebuah mobil rental dan dipakai untuk membawa jasad korban ke Maros. Pada Jumat, korban dibawa saat dinihari. Jadi tidak ada warga yang tahu,” tambah jebolan Akpol 1991 ini.

Hingga pada pukul 04.00 WITA, para pelaku menurunkan Rian yang sudah tak bernyawa di tepi jalan, Bukit Tinggi, Kecamatan Mallawa, Maros. Kemudian MA dan DAS menyiram bensin ke jasad korban dan menyalakan api ke korban dan terbakar hingga 100 persen. (ishak/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan