Utak Atik Istilah dari PPKM Darurat Jadi Level 4, Netizen: Udah Kayak Bon Cabe!

Rabu, 21 Juli 2021 19:13

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — PPKM Level 4 tiba-tiba saja menjadi terpopuler di media sosial Twitter Indonesia. Istilah baru pemerintah ini adalah pengganti dari istilah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Istilah baru itu tertuang dalam judul Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021. PPKM Level 4 berlaku di 122 kabupaten/kota di Pulau Jawa dan Bali selama lima hari ke depan. Pemerintah bakal melonggarkan PPKM Level 4 bila kasus COVID-19 menurun pada 26 Juli 2021.

Gonta-ganti istilah ini menjadi sorotan publik, termasuk warga jagat maya. Secara garis besar tujuannya sama, adalah memutus mata rantai penularan corona di tanah air.

Mulanya muncul istilah PSBB total, PSBB parsial, PSBB transisi, Adaptasi kebiasaan baru, PPKM mikro, PPKM darurat, hingga yang sekarang PPKM level 4.

Begini reaksi netizen atas gonta-ganti istilah pembatasan gerak masyarakat itu.

“Pemerintah emang hebat. Menangani semua dengan kata-kata. Pokoknya diutak atik terus agar jangan sampe istilahnya lockdown atau karantina wilayah!” celetuk @Danny***.

“PPKM Level 4 Rakyat sebenernya nggak peduli Istilah Apapun, yg penting masalah teratasi. Gonta ganti istilahkalau masalahnya nggak beres2 buat apa ?” ketus @yule***.

“Alhamdulillah dikasih istilah baru lagi. Terima kasih pemerintah atas solusinya,” sindir @Muhad***.

“PPKM level 4, udh kayak bon cabe ya bund pke level-level segala,” sahut @vinvin***.

Bagikan berita ini:
3
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar