Dinas Olahraga dan Pariwisata Digabung, Koni Sebut Tak Sejalan

Kamis, 22 Juli 2021 18:11

Ketua Harian Koni Bulukumba, HA Gunawan.

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA — Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba untuk merampingkan organisasi Perangkat Daerah (OPD) disoal. Itu dikarenakan beberapa OPD yang digabung tidak memiliki urgensi atau tak sejalan.

Salah satunya Dinas Pariwisata yang rencananya akan dimerger dengan Dinas Olahraga, disoroti oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Cabang Bulukumba.

Ketua Harian Koni Bulukumba, HA Gunawan, mempertanyakan dasar penggabungan kedua OPD beda fungsi tersebut.

Untuk tidak menimbulkan pemikiran miring dari masyarakat tentang hal tersebut, pemerintah kata H Gunawan, harusnya melakukan uji publik terlebih dahulu.

Jangan sampai gara-gara alasan efesiensi anggaran malah merusak tatanan dan fungsi OPD tersendiri dalam menaungi organisasi seperti Koni.

” Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) saja yang dulu sudah ada, belum bisa maksimal apalagi mau digabung. Pemikiran tentang program kepemudaan dan pariwisata bercabang yang mana mau didahulukan,” kata Gunawan.

Belum lagi menurutnya, Pariwisata dan Olahraga memiliki kementerian yang berbeda, sehingga dirinya berharap olahraga berdiri sendiriagar lebih fokus urusi olahraga.

Begitupun sebaliknya, Dinas Pariwisata juga tetap fokus mengurusi bagaimana mengangkat PAD dari sumber kepariwisataan.

Kepala Bagian Organisasi Sekrtariat Kabupaten (Setkab) Bulukumba, Anand Gaffar yang dikonfirmasi Harian Fajar,Kamis, 22 Juli mengatakan, ada 9 OPD yang akan digabung.

Itu dikarenakan upaya pemerintah untuk merampingkan OPD yang dianggap terlalu gemuk.

Bagikan berita ini:
10
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar