Insiden Tembak Laser Dilapor Polisi, BEM UI: Bukti Pimpinan KPK Dukung Pelemahan KPK

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) mengkritik sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melaporkan aksi LSM menembakkan laser ke arah Gedung KPK ke Polres Metro Jakarta Selatan.

BEM UI menganggap laporan polisi itu merupakan upaya kriminalisasi para pengkritik. Serta menjadi bukti pimpinan KPK mendukung adanya pelemahan di KPK.

"Adanya pelaporan dan upaya pemidanaan terhadap aksi di gedung KPK memberikan sinyal bahwa pimpinan KPK saat ini mendukung adanya pelemahan di KPK. Mengingat dari banyaknya aksi yang telah dilakukan di gedung KPK, inilah pertama kalinya KPK melakukan pelaporan aksi tersebut," tegas BEM UI lewat cuitannya di Twitter, Kamis (22/7/2021).

Tak sampai disitu, BEM UI juga menyebut upaya pelaporan ini juga merupakan ancaman bagi demokrasi di Indonesia pada masa yang akan datang.

Mereka juga mengatakan, hal ini menunjukkan perubahan KPK dan pimpinannya yang semakin jauh dari rakyat. Semakin hilang fokus dan kemampuan dari
mengungkap korupsi-korupsi besar menjadi mempidanakan rakyat yang berusaha menjaga
KPK.

"Ini menjadi rangkaian nyata pelemahan KPK setelah sebelumnya revisi UU KPK, serangan kepada pegawai-pegawai KPK, penyingkiran melalui Tes Wawasan Kebangsaan
Illegal, dan lainnya," cetusnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) Greenpeace ke Polres Metro Jakarta Selatan. KPK menganggap aktivis Greenpeace menganggu lembaga antirasuah.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pelaporan ini terkait aksi Greenpeace menembakkan laser berupa kritik ke arah Gedung KPK, Jakarta pada Senin (28/6) malam.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan