Kemenkeu Catat Pendapatan Negara pada Semester I-2021 Mencapai Rp888,6 Triliun

Kamis, 22 Juli 2021 17:10

Foto : Iwan Tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK : Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, pendapatan negara pada semester I-2021 mencapai Rp 888,6 triliun. Jika dibandingan dengan tahun sebelumnya, angka pendapatan ini naik 9,1 persen (yoy).

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pendapatan negara ini terdiri dari penerimaan pajak, kepabeanan dan cukai, dan PNBP.

“Realisasi Pendapatan Negara mencapai Rp 886,9 triliun atau tumbuh 9,1 persen (yoy),” kata Sri, Kamis (22/7/2021).

Sri memaparkan, bahwa pendapatan negara ini berasal antara lain dari penerimaan pajak sebesar Rp 557,8 triliun atau tumbuh 4,9 persen (yoy).

Kemudian penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp 122,2 triliun atau tumbuh 31,1 persen (yoy), dan PNBP sebesar Rp 206,9 triliun, atau 11,4 persen (yoy).

“Jadi APBN kita sebenarnya sudah menunjukkan suatu tren hijau yang sangat solid,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Sri, belanja negara diakselerasi untuk mendukung pengendalian Covid-19 dan program PEN, terealisasi sebesar Rp 1.170,1 triliun atau tumbuh 9,4 persen (yoy).

“Terdiri dari realisasi Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp 796,3 triliun dan realisasi TKDD sebesar Rp 373,9 triliun,” terangnya.

Sementara itu, pembiayaan memegang peran penting untuk mendukung akselerasi pelaksanaan PEN, defisit APBN masih terjaga, mencapai Rp 283,2 triliun atau 1,72 persen terhadap PDB hingga akhir Semester I.

“Hal ini sejalan dengan kebijakan countercyclical yang dilakukan pada semester pertama. Adapun realisasi pembiayaan anggaran hingga Juni 2021 mencapai Rp 419,2 triliun atau 41,7 persen target APBN,” tuturnya.

Bagikan berita ini:
8
7
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar