Nikita Mirzani Bongkar Borok Karantina Hotel Bintang Lima, Harga Dimainkan hingga Diperlukan Seperti Tahanan

  • Bagikan
Nikita Mirzani. (int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA--Setelah Akademisi Universitas Indonesia Ade Armando blak-blakan mengungkapkan kebijakan resmi pemerintah untuk "merampok" orang yang baru pulang dari luar negeri. Kini, aktris Nikita Mirzani membongkar fakta tersebut.

Lewat akun Instagram miliknya. Nikita Mirzani yang baru pulang dari Turki, diharuskan menjalani karantina beberapa hari di salah satu hotel bintang lima, saat tiba di Indonesia.

Nikita Mirzani merasa banyak hal yang tidak sesuai dengan standar hotel bintang lima yang seharusnya.

Anehnya, tarif hotel bintang lima yang dia pesan, mendadak naik drastis.

"Indonesia berduka, tapi beberapa orang membuat duka ini menjadi bisnis untuk keuntungan usahanya masing-masing. Harga hotel ketika di bandara Rp17 juta, lalu sampai hotel tiba-tiba naik jadi Rp22 juta," Jelas Nikita Mirzani di Instagram Story miliknya, Selasa (20/7) malam.

Melihat hal tersebut, amarah Nikita Mirzani memuncak hingga menyumpahi hotel yang menerima pasien karantina dari luar negeri itu segera bangkrut.

"Mudah-mudahan hotel-hotel mewah yang menampung orang-orang yang sedang dikarantina tutup selama-lamanya. Agar tidak menyusahkan orang-orang yang tidak mampu di hotel tersebut. Bentar lagi kalau gemes gue mention nama (hotelnya). Gue suka kalau ributnya sama yang begini-begini ini," ungkap Nikita Mirzani.

"Padahal hasil PCR negatif, tapi diperlakukan seperti positif," sambungnya.

Selebgram ini mengaku baru mengetahui ada hotel mewah bintang 5 yang menyediakan jasa karantina, namun memperlakukan konsumennya seperti tahanan.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan