Biaya Produksi Tinggi, Petani Harap Harga Gabah Naik di Musim Panen

Jumat, 23 Juli 2021 17:24
Biaya Produksi Tinggi, Petani Harap Harga Gabah Naik di Musim Panen

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Menuju musim panen raya padi pada bulan Agustus mendatang, terkuak harapan petani agar harga gabah tidak anjlok lagi, bahkan harus naik.

Bagaimana tidak, pandemi Covid-19 telah membuat ekonomi lesu, dan banyak memberi dampak terhadap sektor pertanian.

Petani mengaku adanya peningkatan biaya produksi yang cukup tinggi dimulai dari masa tanam hingga panen. Oleh karena itu, petani berharap agar harga gabah di tingkat petani dan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) juga harus naik.

Sekertaris Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sulsel, Sudirman Numba menyebut HPP Gabah Kering Panen (GKP) yang ditetapkan Rp 4.200 per kg dan HPP Gabah Kering Giling (GKG) Rp 5.250 per kg sudah tidak sesuai lagi dengan tingginya biaya produksi.

“HPP yang sekarang sudah tidak layak lagi sehingga harus dinaikkan seiring dengan naiknya biaya produksi petani saat ini, ditambah dengan kondisi pandemi,” ujar Sudirman, Kamis (22/7/2021).

Dijelaskannya, bahwa petani sangat mengharapkan GKP bisa naik di kisaran Rp 5.000 dan GKG Rp 5.700 per kg. Hal ini agar nilai tukar petani menjadi lebih baik.

Bagikan berita ini:
7
7
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar