Dampak PPKM Darurat, Pedagang Kibarkan Bendera Putih

Jumat, 23 Juli 2021 21:35

Sejumlah Pedagang Kibarkan Bendera Putih

FAJAR.CO.ID – Sejumlah warga yang berada di Jalan Sasak, kawasan wisata religi Ampel, Surabaya, terlihat mengibarkan bendera putih.

Hal tersebut dikarenakan mereka mengaku sudah menyerah dengan apapun kebijakan yang dibuat pemerintah setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

“Dengan saya memakai bendera putih ini menandakan bahwa kita menyerah. Menyerah dengan keaadaan yang terjadi dengan aturan yang pemerintah bikin,” kata warga bernama Fahim Ady kepada beritajatim.com.

Fahim mengatakan PPKM darurat berdampak serius pada penghasilan pedagang kawasan wisata religi Ampel.

Dia berkata, “bahkan ada yang satu minggu tidak mendapatkan penghasilan sama sekali, terus bagaimana nasib rakyat-rakyat kecil.”

Omzet pedagang di kawasan religi Ampel dikatakannya menurun drastis hingga 95 persen.

Dia mengatakan di dalam pasar terdapat pelarangan tidak boleh ada toko yang buka.

“Omzet menurun drastis, selama PPKM darurat ada yang tutup ada yang buka. Kalau buka sampai jam 8 malam dan ini sangat berpengaruh. Ya itu tadi bahkan ada yang seminggu tidak mendapatkan penghasilan, sedangkan mereka mempunyai anak dan istri yang setiap hari harus belanja dan punya anak mereka harus membayar sekolah terus bagaimana kalau pemerintah tidak peka terhadap semua ini,” kata dia.

Pedagang bernama Yasmin mengatakan mengalami penurunan omzet mencapai 95 persen.

“Yo munting Pak, PPKM darurat ini berdampak penurunan omzet hingga 95 persen bahkan pernah sama sekali tidak ada orang masuk,” kata dia.

Bagikan berita ini:
5
6
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar