Pasal 351 Ayat 1 yang Menjerat Oknum Satpol PP Gowa Dianggap Berat

Jumat, 23 Juli 2021 20:43

Tersangka Mardani Hamdan (kemeja biru).

FAJAR.CO.ID, GOWA — Jeratan Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan yang menjerat oknum Satpol PP Gowa, Mardani Hamdan rupanya dianggap sangat berat. Pasal yang diterapkan dianggap tak setimpal.

Penasehat hukum tersangka, Syafril Hamzah, mengatakan, Pasal 351 KUHP itu sebaiknya diganti dengan Pasal 352 yang dianggap hukumannya lebih ringan.

“Pasal 351 ayat 1 KUHP itu masih sangat berat. Secara pribadi, kami dari PH tersangka, seharusnya Pasal 352,” kata Syafril, Jumat (23/7/2021).

Sementara itu, penyidik Satuan Reskrim Polres Gowa tetap kukuh pada jeratan pasal terhadap tersangka kasus penganiayaan pasutri itu, saat operasi PPKM di Panciro, Kabupaten Gowa pada 14 Juli 2021 lalu.

“Hasil gelar perkara kan Pasal 351 ayat 1. Ancaman penjara 2 tahun 8 bulan,” kata Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan.

Selain pasal yang menjerat kliennya dianggap berat, Syafril Hamzah dan timnya juga telah mengajukan penangguhan penahanan ke penyidik.

Alasannya, kliennya itu masih berstatus sebagai ASN aktif. Tidak hanya itu saja. Masih alasan lain, yang dianggap tersangka Mardani layak dilakukan penangguhan penahanan atas kasus yang menjeratnya itu.

Bagikan berita ini:
3
4
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar