Relaksasi Kegiatan Masyarakat, Satgas Covid-19 Pastikan Sesuai Ketetapan WHO

Jumat, 23 Juli 2021 17:27

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito memastikan rencana relaksasi kegiatan masyarakat dalam waktu dekat ditindaklanjuti dengan menetapkan kapasitas serta jam operasional usaha mikro masyarakat.

Sebab, wilayah itu merupakan populasi yang paling terdampak akibat kebijakan pengetatan ini. Adapun operasional di sektor lainnya akan diatur secara terpisah.

Wiku menegaskan bahwa kebijakan relaksasi nantinya mencakup empat komponen pertimbangan yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO).

Kebijakan relaksasi rencananya dimulai 26 Juli 2021 setelah mencermati perkembangan dari pengetatan melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat periode 3-20 Juli 2021.

“Pemerintah berusaha semaksimal mungkin menjalankan kendali gas dan remnya, secara presisi baik dari data dan fakta di lapangan,” kata Wiku di Graha BNPB, Kamis (22/7).

Adapun keempat pertimbangan yang dimaksud, pertama, penghitungan tren kasus dan indikator epidemiolois lainnya. Di mana angka keterisian tempat tidur/bed of ratio (BOR) dan penambahan kasus positif harian yang terus mengalami penurunan.

Bagikan berita ini:
3
3
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar