Tak Terima Tuduhan ICW, KSP Moeldoko Ancam Lapor Polisi

Jumat, 23 Juli 2021 06:48

Moeldoko

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko geram atas tudingan Indonesia Corruption Watch (ICW) soal dirinya mendapat keuntungan penggunaan obat Ivermectin untuk menanggulangi Covid-19.

“Itu tuduhan ngawur dan menyesatkan,” ujar Moeldoko melalui keterangan tertulis yang diterima, Kamis (22/7).

Moedoko membantah tudingan ICW yang dialamatkan kepada anaknya Joanina, yang memiliki kedekatan dengan PT Harsen sebagai produsen obat Ivermectin.

“Tidak ada urusan dan kerja sama antara anak saya, Jo, dengan PT Harsen Lab,” tegas Moeldoko.

Terkait tuduhan kerja sama HKTI dalam impor beras, Moeldoko menyebut tuduhan ini tidak bisa dimaafkan.

“Ini menodai kehormatan saya sebagai ketua HKTI,” tegas Moeldoko.

Moeldoko menjelaskan, HKTI justru berjuang untuk kemandirian petani agar mereka bisa mengekspor beras.

Mantan Panglima TNI juga menegaskan putrinya yang bernama Joanina sebagai Tenaga Ahli di KSP, adalah salah besar.

“Joanina hanya pernah magang selama tiga bulan di KSP. Saya suruh dia belajar dari para tenaga ahli di KSP selama tiga bulan awal 2020,” tegas Moeldoko.

Atas berbagai tuduhan tersebut, Moeldoko mempertimbangkan melakukan langkah hukum terhadap ICW.

Sebelumnya, dari laman antikorupsi.org, ICW menemukan dugaan keterkaitan anggota partai politik, pejabat publik dan pebisnis dalam upaya mempromosikan Ivermectin sebagai obat penanggulangan Covid-19.

Keterlibatan pejabat publik diindikasikan melalui kedekatan antara Sofia Koswara dan Haryoseno dengan Moeldoko.

Bagikan berita ini:
2
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar