1.200 Warga Jakarta Meninggal Dunia Saat Menjalani Isolasi Mandiri, Benarkah?

Sabtu, 24 Juli 2021 12:10

Ilustrasi kremasi jenazah pasien Covid-19 (Robertus Risky/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID – Kanal koalisi warga, Lapor Covid-19 membeberkan data sekitar 1.200 warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) meninggal dunia.

“Kami sedang mengecek kembali kebenaran data itu untuk memastikan apa betul, rasanya tidak mungkin sebesar itu,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta, Jumat (23/07/2021).

Riza menyebut data tersebut dikumpulkan dari 1 Januari 2021 setelah pihaknya mencoba melakukan inventarisasi.

“Namun demikian itu baru 40 persen terkonfirmasi, kami sedang cek kembali,” ucapnya.

Riza tidak secara spesifik mengatakan akan melakukan evaluasi terkait mekanisme isolasi mandiri.

Di sisi lain, dia meminta kepada warga yang menjalani isolasi mandiri karena terjangkit COVID-19, untuk melaporkan kepada petugas.

Misalnya tingkat RT/RW supaya ditindaklanjuti petugas kelurahan setempat.

“Kami minta seluruh masyarakat agar yang isoman melaporkan, kemudian nanti petugas memberi tanda di setiap rumah dan yang lebih baik selain isoman di rumah, di tempat-tempat yang sudah disediakan,” ucapnya.

Kanal laporan warga yang diunggah melalui laman LaporCovid-19.org menyebutkan statistik data warga yang meninggal saat menjalani isolasi mandiri.

Adapun rinciannya yakni di Jakarta Timur mencapai 403 kematian, Jakarta Selatan (289), Jakarta Utara (205), Jakarta Pusat (162) dan Jakarta Barat sebanyak 156 kematian saat isolasi mandiri.

Bagikan berita ini:
9
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar