Sebelum Tutup Akses Jalan, Oknum Legislator PAN Telah Dipolisikan Karena Ancam Santri Rumah Tahfiz

Sabtu, 24 Juli 2021 13:50

Anggota DPRD Pangkep, Amiruddin.(FOTO: SAKINAH/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Legislator DPRD Pangkep, Amiruddin ternyata telah dilaporkan ke kepolisian. Beberapa hari sebelum dirinya menutup akses masuk ke sebuah rumah tahfiz di Jalan Ance Daeng Ngoyo, Lorong 5, Makassar.

Politikus asal Partai Amanat Nasional ini dilaporkan ke polisi karena telah mengancam para santri dengan sebilah parang, pada 11 Juli 2021 lalu.

Amiruddin tidak sendiri. Dia dilapor bersama seorang wanita yang ikut membawa sebuah sapu dan mengancam para santri di tempat belajar para penghafal Al-Qur’an itu.

“Saat itu (Amiruddin) mengancam dengan parang ke santri karena dilarang main dekat situ,” kata Pimpinan Pondok Rumah Tahfiz Quran Nurul Jihad, Abdul Wasid, Sabtu (24/7/2021).

Pengancaman itu dilakukan satu kali. Menurut dia, Amiruddin melakukan itu karena tak tahan dengan suara santri di sana saat mengaji.

“Anak-anak juga difitnah buang sampah di situ. Padahal tidak pernah. Mengenai penutupan pintu, saat itu saya lagi di Bone. Jadi saya tak tahu itu. Karena sebelum saya ke Bone, pintu (tembok) itu belum ada,” tambahnya via telepon kepada jurnalis Fajar.co.id.

Bagikan berita ini:
4
1
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar