Di Tengah Perang Saudara, Bocah 12 Tahun Suriah Jadi Atlet Termuda Olimpiade 2020, Lawannya 27 Tahun Lebih Tua

Minggu, 25 Juli 2021 11:13

Hend Zaza memukul bola melawan Jia Liu di babak penyisihan tunggal putri Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo Metropolitan Gymn...

FAJAR.CO.ID, TOKYO—Usia hanyalah angka. Itu yang terlihat di gelaran Olimpiade 2020 Tokyo. Atlet yang masih berstatus “bocah” dan kakek-nenek ikut bersaing dalam memperebutkan medali di ajang pesta olahraga terakbar dunia ini.

Bocah ajaib yang bermain di Olimpiade kali ini bernama Hend Zaza asal Suriah. Atlet tenis meja itu saat ini baru berusia 12 tahun. Keberadaan Zaza menjadi sorotan mengingat negaranya tercabik-cabik perang saudara.

Zaza bahkan hampir saja membuat debut di usia 11 tahun andai Olimpiade tidak ditunda tahun lalu akibat pandemi Covid-19. Selama persiapan,  Zaza berlatih di China begitu pembatasan pandemi Covid-19 dilonggarkan.

Sayangnya, aksi-aksi Zaza tidak bisa disaksikan lebih lama. Ia menelan kekalahan di pertandingan putaran pertamanya melawan Jia Liu, yang pada usia 39 tahun atau 27 tahun lebih tua dari usianya.

Atlet muda lainnya yang berpartisipasi di Tokyo adalah Sky Brown asal Inggris Raya. Atlet skateboard itu melakoni debut Olimpiade pada usia 13 tahun. Dikutip dari USA Today, Sky lahir dari ayah Inggris dan ibu Jepang dan kembali ke negara kelahirannya untuk Olimpiade ini.

Bagikan berita ini:
6
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar