Legenda Liverpool Tuding Wijnaldum Mata Duitan

Minggu, 25 Juli 2021 07:55

Pemain Liverpool, Georginio Wijnaldum (foto: Sportmole)

FAJAR.CO.ID, LIVERPOOL—Legenda Liverpool, Jamie Carragher menyerang Georginio Wijnaldum yang menyebut dirinya meninggalkan Liverpool karena selalu disalahkan setiap kali The Reds kalah. Ia menyebut gelandang Belanda itu mata duitan.

Menurut Jamie Carragher, klaim Gini Wijnaldum tentang mengapa dia meninggalkan Liverpool ke Paris Saint-Germain musim panas ini hanya omong kosong. Sebab faktanya, kepindahan itu semuanya tentang uang.

Carragher menegaskan, Wijnaldum tidak boleh menggunakan komentar media sosial sebagai alasan. Melalui tweeted, ia berkata, “Saya suka Gini tapi ini tidak benar, media sosial adalah sirkus dan setiap klub memiliki badut. Matikan notifikasi Anda dan itu kalau sangat mengganggu Anda, hapus aplikasi! “

Ia lantas menjelaskan kalau sang pemain meminta tambahan gaji sebelum akhirnya hengkang dari Anfield. “Dia menginginkan lebih banyak uang, klub mengatakan tidak, itulah sepak bola!” tegas mantan bek tersebut dikutip dari Metro.

Wijnaldum meninggalkan Anfield setelah lima tahun di Liverpool setelah tidak ada kesepakatan tentang perpanjangan kontrak. Pemain berusia 30 tahun itu mengatakan bahwa dia menjadi sasaran pelecehan di media sosial setelah pertandingan dan dia merasa seperti kambing hitam untuk penampilan buruk The Reds.

“Liverpool sangat berarti bagi saya. Ada saat-saat ketika saya tidak merasakan cinta dan dihargai di sana. Tidak oleh rekan satu tim saya, bukan orang-orang di Melwood. Aku tahu mereka semua mencintaiku dan aku mencintai mereka. Itu bukan dari sisi itu, lebih dari sisi lain,” tuturnya di The Times.

“Ada saat ketika saya tidak merasa dicintai. Dalam dua musim terakhir, saya mengalaminya beberapa kali. Media tidak membantu. Ada cerita seperti saya tidak menerima tawaran [Liverpool] karena saya menginginkan lebih banyak uang,” lanjutnya.

Para penggemar menurutnya membuat kesimpulan salah soal dirinya. Menurutnya, kabar kalau permintaannya soal gaji ditolak dianggap fans sebagai alasannya untuk pergi dan tidak mencoba yang terbaik untuk memenangkan pertandingan. “Semuanya tampak seperti melawan saya,” tegasnya.

 “Fans di stadion dan fans di media sosial adalah dua hal yang berbeda. Di stadion, saya tidak bisa mengatakan hal buruk tentang mereka. Mereka selalu mendukung saya. Di media sosial jika kami kalah, saya yang disalahkan – [mengklaim] bahwa saya ingin pergi,” kuncinya.

Wijnaldum menikmati waktu yang luar biasa bersama Liverpool, membuat 237 penampilan untuk tim selama lima musim dan memenangkan Liga Premier dan Liga Champions. Dia sekarang berharap menambahkan gelar Ligue 1 ke koleksinya setelah juga memenangkan Eredivisie bersama PSV sebelum pindah ke Inggris. (amr)

Bagikan berita ini:
2
4
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar