Siswa Kangen Guru, Orang Tua Minta PTM

Minggu, 25 Juli 2021 18:55

Ilustrasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah (DIPTA WAHYU/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kasus Covid-19 yang belum melandai sangat memengaruhi kebijakan kepala daerah untuk memberlakukan pembelajaran tatap muka (PTM) pada tahun ajaran baru 2021/2022.

Padahal menurut Riyanto, Kepala SMP Negeri 2 Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, sekolah sudah siap melakukan PTM. Mulai dari fasilitas pembelajaran yang memenuhi aturan protokol kesehatan (prokes) sampai pada vaksinasi para guru.

“Kami punya 21 guru. Dari jumlah tersebut hanya dua yang belum divaksin karena hamil,” kata Riyanto kepada jpnn.com, Minggu (25/7).

Dia mengungkapkan, betapa besar keinginan para guru dan orang tua untuk PTM. Saat program vaksinasi, semua gurunya ramai-ramai mendaftar. Bahkan yang hamil pun mendaftar tetapi dokternya malah tidak berani.

Sedangkan dari kalangan orang tua, lanjut Riyanto, secara bergantian mendatangi sekolah. Mereka bermohon agar sekolah memberlakukan PTM. “Alasannya siswanya sudah kangen gurunya. Kalau pembelajaran jarak jauh (PJJ) terus, anak-anak bisa lupa gurunya,” ucapnya.

Dia mencontohkan siswa kelas VII yang naik kelas VIII, tidak mengenal gurunya secara dekat. Sebab, mereka sudah menjalani PJJ sejak tahun lalu. Walaupun desakan orang tua untuk PTM menguat, sebagai kepala sekolah, Riyanto tidak berani menerapkannya tanpa seizin kepala daerah.

Bagikan berita ini:
6
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar