Dewas KPK Mentahkan Pelanggaran Kode Etik Firli Bahuri Cs, Novel Baswedan Curiga Begini

Senin, 26 Juli 2021 13:48

Novel Baswedan. (FOTO: FIN)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Laporan soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang dimentahkan membuka kecurigaan baru. Analisis Novel Baswedan ternyata bikin kaget.

Novel Baswedan khawatir Dewan Pengawas (Dewas) KPK dikelabuhi saat memeriksa aduan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan pimpinan KPK.

Utamanya dalam proses alih status pegawai menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara).

“Saya juga berpikir karena beliau-beliau (anggota Dewas, Red) terlalu senior. Mereka mudah dikelabui pihak-pihak terperiksa,” kata Novel Baswedan dalam konferensi pers virtual, Sabtu 24 Juli 2021.

Kekhawatiran Novel bukan tanpa sebab. Dia menilai poin-poin pengaduan 24 pegawai KPK yang mewakili 75 pegawai yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat setelah gagal lolos TWK sudah jelas dan terang.

“Dari jawaban Dewas, beliau-beliau bertindak seperti kuasa hukum terperiksa, ini hal yang sangat serius menurut saya Jumat 23 Juli 2021, Dewas KPK, melalui konferensi pers, tidak dapat melanjutkan laporan pegawai KPK mengenai dugaan pelanggaran etik yang dilakukan pimpinan KPK terkait pelaksanaan TWK. Laporan tak bisa ditindaklanjuti ke sidang etik karena ketidakcukupan bukti yang dimiliki Dewas KPK. Sejelas itu perbuatannya, sekonkret itu bukti-buktinya tapi direspons kurang bukti,” ujar Novel Baswedan.

Bagikan berita ini:
5
8
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar