JPU KPK Masih Pikir-pikir untuk Lakukan Banding Terhadap Kasus Agung Sucipto

Senin, 26 Juli 2021 18:15

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Andry Rosmana mengaku masih belum memutuskan akan melakukan banding atau tidak pada vonis terdakwa kasus gratifikasi proyek infrastruktur Sulsel, Agung Sucipto.

Andry mengaku masih pikir-pikir untuk melakukan banding pada kasus tersebut.

“Kami sebagai penuntut umum punya dan diberi hak untuk melakukan banding, karena memang ada perbedaan soal dendanya,” ujarnya.

Ia pun mengaku masih perlu berdiskusi dengan Pimpinan dan jaksa lain sebelum memutuskan apakah akan melakukan banding.

“Tapi kami masih pikir-pikir dahulu, mau koordinasi dengan pimpinan dan jaksa yang lain,” lanjut Andry.

Terdakwa kasus gratifikasi proyek infrastruktur Sulsel, Agung Sucipto akhirnya divonis 2 tahun penjara dan denda sebesar 150 juta rupiah.

Vonis tersebut dibacakan hakim ketua Ibrahim Palino pada persidangan di ruang Dr Harifin A. Tumpa, Pengadilan Negeri Makassar, Senin (26/7/2021).

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU KPK yang menuntut 2 tahun penjara dan denda 250 juta rupiah.

Agung Sucipto dikenakan UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberatasan Tindak Pidana Korupsi.

Ia dikenakan Pasal 5 (1) UU Tipikor Jo Pasal 64 (1) KUHP, dengan ancaman penjara minimal 1 tahun dan maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp250 juta. (Zaki/fajar)

Bagikan berita ini:
1
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar