PPKM Level 4, Mahasiswa KKN Unida Bogor Ajar Warga Buat Nugget dan Dimsum dari Jamur Kuping

Senin, 26 Juli 2021 19:21

SEMANGAT : Para mahasiswa Unida sedang mengajari warga.

FAJAR.CO.ID, BOGOR– Mahasiswa KKN Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor, melakukan pemberdayaan masyarakat di RW 03 Desa Jambuluwuk, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.

Warga di sana, diajarkan membuat produk olahan nugget dan dimsum berbahan dasar jamur kuping yang merupakan salah satu komoditas unggulan di Desa Jambuluwuk.

Ketua KKN kelompok 11Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) Universitas Djuanda, Muhamad Arif Budiman berharap, mampu meningkatkan perekonomian dan keaktifan ibu rumah tangga di Desa Jambuluwuk.

“Tujuan dari kegiatan KKN ini untuk menambah pengetahuan dan pengalaman baru masyarakat Desa Jambuluwuk mengenai pengolahan produk dari jamur kuping,” katanya kepada Radar Bogor, Senin (26/7/2021).

Ia berharap, masyarakat RW 03 Desa Jambuluwuk dapat melanjutkan dan menjadikan produk nugget jamur kuping sebagai salah satu usaha yang dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat ditengah PPKM level 4 ini.

“Diharapkan bisa menjadi usaha yang dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan komoditas unggulan yang ada di Desa Jambuluwuk,” jelas dia.

Selain melakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan produk olahan nugget dan dimsum, pihaknya juga melakukan sosialisasi mengenai label kemasan yang baik untuk produk nugget yang kami beri nama nugget homynu.

“Jadi kami tidak hanya memberi pelatihan mengenai pembuatan nugget dan dimsum saja tapi kami juga berusaha memberikan produk nugget tersebut dengan kemasan beserta labelnya agar produk ini bisa diperjualbelikan secara luas,” ujarnya.

Sementara itu, Andriyani Suryani, salah satu warga RW 03 Desa Jambuluwuk mengatakan, pelatihan yang dilakukan oleh mahasiwa KKN Unida sangat membantu masyarakat terutama ibu rumah tangga dalam membangun dan memajukan perekonomian.

“Semoga masyarakat kami dapat lebih termotivasi untuk melihat peluang dan memaksimalkan potensi yang sudah ada di sekitar Desa Jambuluwuk,” tukasnya. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
2
10
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar