Tak Mau Tolerir, Kepala Kejati Sulsel Instruksikan Tuntutan Maksimal untuk Bandar

Senin, 26 Juli 2021 20:53

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Raden Febrytrianto tak ingin menolerir penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

Ia pun menginstruksikan agar bandar narkoba dituntut dengan hukuman maksimal.

Ia menyebut hal ini untuk membuat efek jera bagi sang pengedar, sekaligus menjadi peringatan bagi oknum yang mencoba melakukan transaksi narkoba di Sulsel.

Pada tahun 2021 ini saja, sudah ada dua terdakwa bandar narkoba yang mendapat hukuman maksimal, satu dituntut pidana hukuman mati dan satunya dituntut semur hidup.

Terdakwa yang dituntut mati tersebut adalah Dwi Putra Abadi dan telah divonis seumur hidup dan Hengky Sutejo masih menunggu putusan.

Sedangkan Munajid Muchtar, Alias Najid Bin Muchtar dituntut seumur hidup dan vonisnya juga seumur hidup.

Raden menyebut tuntutan tinggi itu bukan tanpa alasan, sebab apa yang telah dilakukan para bandar ini telah menimbulkan efek negatif bagi generasi muda bangsa Indonesia.

“Para bandar harus mempertanggungjawabkan tindakan yang mereka lakukan. Bayangkan berapa besar dampak negatif yang ditimbulkan oleh tindakan mereka,” kata Raden. (Zaki/fajar)

Bagikan berita ini:
3
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar