Anjal dan Gepeng Padati Kota Makassar

Selasa, 27 Juli 2021 22:27

FOTO: IKBAL/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Anak Jalanan (Anjal) serta Gelandangan dan Pengemis (gepeng) menjadi pemandangan biasa di Kota Makassar.

Status kota terbesar di Indonesia Timur tidak membuat Makassar bebas dari Anjal dan Gepeng. Mereka seakan menjadi “ikon” baru Kota Anging Mammiri.

Hampir di semua wilayah di Makassar, anjal dan gepeng kerap menghiasi setiap persimpangan jalan. Tak hanya pada jalan-jalan protokol, juga sudah mengepung jalan-jalan alternatif. Bahkan kehadiran mereka bisa dijumpai di warung kopi padat pengunjung.

Dari hasil pantauan di Boulevard Makassar anjal masih kerap terlihat di sejumlah titik, beberapa sempat menyambangi warung kopi untuk meminta sumbangan.

Salah satu anak jalanan, Melati (nama samaran) mengaku bisa mendapatkan uang hingga Rp50 ribu per hari dengan membaca ayat suci Alquran dari satu warkop ke warkop lainnya.

Anak yang tinggal di Jalan Abdul Muthalib Kecamatan Sungguminasa Kabupaten Gowa tersebut menempuh perjalanan dengan menggunakan sepeda.

“Naik sepedaka, biasa sampai di Tamalate naik sepeda sendirian,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
10
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar