Baliho Puan Maharani Dirusak di Jawa Timur, Pengamat: Tidak Menggambarkan Tabiat Seorang Demokrat Sejati

Selasa, 27 Juli 2021 22:23

Puan Maharani. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com )

FAJAR.CO.ID, KUPANG – Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang Dr Ahmad Atang mengomentari perusakan sejumlah baliho bergambar Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani di Jawa Timur.

Dia menyebut perusakan merupakan perbuatan yang tidak santun. Selain itu, perusakan juga tidak menggambarkan tabiat seorang demokrat sejati.

“Atensi publik yang berbeda tentu sah-sah saja dalam negara demokrasi, namun tindakan resistensi dengan melakukan perusakan tidak menggambarkan tabiat seorang demokrat sejati,” ujar Ahmad Atang di Kupang, Selasa (27/7).

Perusakan baliho bergambar Puan Maharani sebelumnya terjadi di delapan titik di Kota Surabaya, Jawa Timur. Delapan lokasi baliho yang dirusak berada di Jalan Wiratno, Jalan Karang Asem dan Jalan Mulyosari Bundaran Pakuwon City.

Kemudian, Jalan Kalisari, Jalan MERR Mulyorejo, Jalan MERR RSIA, Jalan Ngagel dan Jalan Kenjeran Makam Rangkah. Dia mengatakan saat ini sedang terjadi pertarungan politik untuk memperebutkan simpati publik menuju Pilpres 2024.

Salah satu figur yang mewarnai wacana politik publik saat ini adalah Puan Maharani yang menjadi kandidat dari PDI Perjuangan.

Bagikan berita ini:
4
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar