Dituding Putar Musik Keras-keras, Kuasa Hukum Riyana: Jangan Fitnah!

Selasa, 27 Juli 2021 21:16

FOTO: ISHAK/FAJAR

FAJAR.CO.ID, GOWA — Nur Halim dan Riyana mengaku risih dengan tudingan yang menghujani mereka. Termasuk tudingan kerap memutar musik keras-keras meski saat azan.

Melalui kuasa hukumnya, Ari Dumais, mereka membantah hal itu. Ia tidak ingin kliennya dihujani fitnah, pasca melaporkan oknum Satpol PP ke Polres Gowa karena telah berbuat kasar.

“Dari mana dia bisa buktikan? Jangan sampai dia membawa fitnah. Membawa SARA itu. Kafe Ivan itu kan memang di depan masjid,” kata Ari kepada jurnalis Fajar.co.id, Selasa (27/7/2021).

Sejauh ini, Halim dan Riyana dilaporkan dalam dua kasus usai oknum Satpol PP Gowa, Mardani Hamdan ditahan Polres Gowa.

Saat peristiwa kekerasan terjadi Riyana mengaku hamil sembilan bulan hingga dilarikan ke rumah sakit. Namun pemeriksaan medis menunjukkan perut Riyana kosong alias tidak hamil. Hal itu berdasarkan tes USG di RS Ibnu Sina, Makassar.

Pasangan suami istri ini pun dilaporkan oleh Brigade Muslim Indonesia (BMI) ke Polres Gowa, karena telah menyebarkan informasi bohong ke publik, atas isu kehamilannya itu.

Bagikan berita ini:
9
5
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar