Kondisi Tugu Pahlawan Limbung Memprihatinkan, Ivan dan Riyana Dilapor Lakukan Penyerobotan

Selasa, 27 Juli 2021 17:24

FOTO: ISHAK/FAJAR

“Urusannya pemerintah. Ada izinnya juga (kafe milik Riyana dan Nur Halim). Tidak mungkin tidak ada izinnya,” kata kuasa hukum Riyana-Nur Halim, Ari Dumais kepada Fajar.co.id, Selasa (27/7/2021).

Pemkab Gowa belum mengambil langkah tegas kepada pasangan suami istri itu, yang namanya viral usai dianiaya oleh Oknum Satpol PP pada 14 Juli 2021 lalu.

“Untuk sementara belum. Akan dilakukan penelitian lebih lanjut,” ujar Kepala Diskominfo SP Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni.

Sebelumnya, Aliansi Masyarakat Pencinta Keadilan (AMPK) telah melaporkan dugaan penyerobotan fasilitas sosial, seperti penimbunan makam pahlawan di Panciro, Kabupaten Gowa.

Dalam laporannya itu, AMPK melaporkan Nur Halim dan istrinya Riyana di Pemkab Gowa dan DPRD Gowa.

Tidak hanya itu, AMPK juga mengaku telah melaporkan dugaan itu ke polisi. Hal itu dilakukan karena pasangan suami istri itu membangun sebuah kafe, dengan cara diduga kuat menyerobot makam pahlawan di sana.

“Kapolres Gowa juga kita sambangi kemarin, diterima oleh Kasubag Humasnya,” kata Ketua AMPK, Ahmad Ramli. (ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
3
7
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar