Makan di Warung Dibatasi 20 Menit, Polda: Kalau Semua Diawasi, Habis Polisi Lama-lama

Selasa, 27 Juli 2021 18:06

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID — Pemerintah telah memberikan sedikit relaksasi bagi rumah makan seperti warteg, pedagang kaki lima dan sejenisnya untuk melayani makan di tempat (dine in). Namun, setiap pembeli dibatasi hanya 20 menit hingga 30 menit.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, polisi akan turut mengawasi aturan tersebut agar ditaati oleh setiap rumah makan. Pengawasan dilakukan dengan manfaatkan operasi yustisi.

“Kami masih terus melakukan operasi yustisi, kegiatan patroli, woro-woro. Kalau kamu bilang ngawasi, warungnya ada 1.000, terus TNI-Polri nungguin 1.000-nya orang makan? Satu dua menit, lima menit habis semua polisi lama-lama,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (27/7).

Yusri juga mengimbau masyarakat pemilik rumah makan agar dengan kesadaran diri menerapkan pembatasan 20 menit bagi pembelinya. Sebab, tidak mungkin anggota polisi dikerahkan untuk menjaga satu per satu rumah makan yang ada.

“Jadi, sama-sama kita sinergi antara masyarakat, aparat, pemerintah daerah. Ini upaya kalau sudah sinergi bersama-sama berkolaborasi memutus mata rantai dengan niatan kita sama-sama semuanya, Insya Allah akan selesai (pandemi Covid-19),” jelas Yusri.

Bagikan berita ini:
4
9
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar