Pemkab Gowa Belum Tindak Penyerobot Makam Pahlawan, Terlapor Pilih Bungkam

Selasa, 27 Juli 2021 15:16

Ivan dan Riyana saat live Facebook dari rumah sakit di Makassar.

FAJAR.CO.ID, GOWA – Dugaan penyerobotan makam di Desa Panciro belum ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, pasca dilaporkan oleh Aliansi Masyarakat Pencinta Keadilan (AMPK) sejak kemarin.

Sementara, pasangan suami istri Nur Halim dan Riyana sebagai terlapor, diduga telah menyerobot makam yang disebut-sebut sebagai pahlawan di desa itu pada zaman dulu.

Namun sampai saat ini, Pemkab Gowa belum mengambil langkah tegas kepada pasangan suami istri itu, yang namanya viral usai dianiaya oleh Oknum Satpol PP pada 14 Juli 2021 lalu.

“Untuk sementara belum. Akan dilakukan penelitian lebih lanjut,” ujar Kepala Diskominfo SP Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni, Selasa (27/7/2021).

Sementara itu, Nur Halim justru enggan berbicara Terkait dugaan penyerobotan yang ia lakukan.

Dia masih berkoordinasi dengan pengacara yang mengawal dirinya sebagai korban penganiayaan oleh oknum Satpol PP Gowa.

“Saya berbicara dulu dengan pengacaraku,” kata Halim via telepon.

Dugaan penyerobotan ini pertama kali terkuak saat AMPK melaporkan Nur Halim dan istrinya itu ke DPRD Gowa dan Pemkab Gowa, pada 26 Juli 2021 kemarin. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
4
9
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar