Penjemputan Lamban, Jenazah Pasien Covid-19 di RSUD Daya Tertahan hingga Membusuk

Selasa, 27 Juli 2021 20:49

RSUD Daya

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Jenazah Positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Daya Makassar membusuk. Jenazah tertahan akibat lambatnya penjemputan oleh Satgas Covid Provinsi Sulsel.

Direktur Utama Rumah Sakit Daya, dr Ardin Sani mengungkapkan, jenazah bahkan tertahan hingga 24 jam. Lambannya penjemputan disayangkan pihak RSUD Daya.

“Kami melakukan pemulasaran (jenazah) lapor ke Satgas Provinsi Sulsel dan dijemputnya malam selasa sekitar jam 1 (malam) di jemput dan ini sudah 24 jam di pemulasaran, akhirnya mayat sudah mengalami bau dan kami pihak Rumah Sakit berharap supaya kami RS ketika sudah dilakukan pemulasaran cepat dilakukan proses penjemputan untuk penguburan,” kata Ardin Sani dikonfirmasi, Selasa (27/7/2021).

dr Ardin menjelaskan, pada Sabtu pekan lalu, ada tiga jenazah yang ditangani. Dua di antaranya adalah orang yang melakukan isolasi mandiri namun meninggal di rumahnya. Pihak RS Daya kemudian diberi tanggung jawab untuk melakukan pemulasaran jenazah.

“Seharusnya setelah melewati proses pemulasaran, jenazah segera dijemput untuk dimakamkan. Namun sayang, jenazah baru dijemput Minggu dinihari sekitar pukul 03.00. wita,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
9
8
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar