Permohonan Justice Collaborator Ditolak, Kuasa Hukum Agung Sucipto: Ini Sudah Adil

Selasa, 27 Juli 2021 11:44

Penasehat hukum Agung Sucipto, Bambang Hartono

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Permohonan justice collaborator terdakwa kasus gratifikasi proyek infrastruktur Sulsel, Agung Sucipto akhirnya ditolak oleh Majelis Hakim.

Hakim Ketua, Ibrahim Palino menyebut penolakan tersebut dikarenakan Agung Sucipto merupakan pelaku utama pada kasus ini.

Ia ditetapkan bersalah telah melakukan upaya suap kepada pejabat pemerintahan dengan harapan mendapatkan proyek.

Menanggapi hal tersebut, Penasehat hukum Agung Sucipto, Bambang Hartono mengaku menerima putusan penolakan permohonan JC tersebut.

“Justice collaborator jaksa tidak menerima hakim juga tidak menerima, karena pak agung adalah pelaku utama. Pada intinya menerima segala tuntutan,” jelas Bambang.

Selain itu, ia pun mengaku putusan yang ditetapkan majelis hakim telah adil bagi kliennya.

Penyuap NA ini divonis 2 tahun penjara dan denda 150 juta rupiah subsider 4 bulan kurangan.

“Saya pribadi berpendapat secara pribadi sebagai kuasanya pak Agung, ini sudah terasa adil,” ujar Bambang.

Kendati demikian, ia juga belum bertemu dengan Anggu dan belum mengetahui apa yang jadi keinginan Anggu pasca mendapat vonis dari hakim.

Bagikan berita ini:
1
8
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar