Selama Juli, 47 Dokter di Jawa Timur Meninggal karena Covid-19

Selasa, 27 Juli 2021 18:12

Ucapan belasungkawa dari Ikatan Dokter Indonesia Jawa Timur. (Instagram.com IDI Jatim)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Selama Juli, sebanyak 47 dokter di Jatim mengembuskan nafas terakhir karena terinfeksi Covid-19. Mereka berasal dari 38 kabupaten/kota di Jatim.

Kabar itu disampaikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim Sutrisno. Dia turut berduka cita atas kepergian 47 dokter dan rekan kerjanya itu.

”Ada 47 dokter di Jawa Timur meninggal. Semuanya positif Covid-19, meninggal selama Juli,” ujar Sutrisno pada Selasa (27/7).

Sebanyak 12 dokter yang meninggal itu berasal dari Surabaya, 2 dari Situbondo, 4 dari Gresik, 3 dari Banyuwangi, 1 dari Sampang, 5 dari Sidoarjo, 1 Nganjuk, 2 dari Malang Raya, 3 dari Lamongan, 1 dari Bangkalan. Kemudian 1 dokter meninggal dari Lumajang, 2 dari Pasuruan, 1 dari Trenggalek. Lalu 1 dari Ngawi, 2 dari Pamekasan, 1 dari Ponorogo, 1 dari Jombang, 1 dari Bojonegoro, 1 dari Mataram, 1 dari Tuban, dan 1 dari Blitar.

Dari seluruh wilayah di Jawa Timur, paling banyak dokter yang meninggal berasal dari Surabaya. Ketua IDI Jatim mencatat, angka kumulatif kematian dokter di Jatim akibat Covid-19 mencapai 100 orang.

”Total selama pandemi, ada 122 dokter yang meninggal positif Covid-19,” ujar Sutrisno. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
2
8
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar