Ayah Ibu Meninggal Terpapar Covid-19, Begini Cerita Anak di Surabaya

Rabu, 28 Juli 2021 21:02

EMPATI: Pemkot Surabaya menjamin pendidikan hingga lulus anak-anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia karena terpapar Covid-19. (Dipta Wahyu/Surabaya)

Namun, belum juga reda rasa kehilangan dan air mata menyaksikan sang bapak dimakamkan. Kabar tragis kembali didengar Heri dan kedua adiknya. Kondisi ibunya kritis, sesak napas, dan lemas. ”Pertama, ibu kritis saat bapak dikubur. Nah, ibu langsung dibawa ke puskesmas. Rencananya mau dibawa ke Lapangan Tembak (Rumah Sakit Lapangan Tembak, Red), tetapi tidak bisa. Mau pinjam tabung oksigen di luar, tapi semua stoknya juga habis,” terangnya.

Dalam kondisi pasrah, Heri dan keluarga membawa Deti pulang ke rumah sambil berharap ada pertolongan yang datang. Namun, hingga tarikan napas terakhir, bantuan itu tak kunjung datang. Deti dinyatakan meninggal pada pukul 11.00.

Melihat kedua orang tuanya meninggal dengan selang waktu kurang dari setengah hari tentu saja meninggalkan luka mendalam. Namun, Heri berusaha tetap tabah. Dia masih harus menguatkan dua adiknya, yakni Sigit, 14, dan Aulia, 11. ”Setelah itu, diantar om ke puskesmas untuk tes swab. Ternyata dua adik saya positif, sementara saya negatif. Mereka harus isoman,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
1
3
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar