Pandemi Covid-19, 25 Ribu Pengusaha Warteg Guling Tikar

Rabu, 28 Juli 2021 19:09

FOTO : Issak Ramdhani / Fajar Indonesia Network

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sekitar 25 ribu pengusaha Warung Tegal (Warteg) terpaksa harus gulung tikar dan pulang kampung akibat tak mampu menanggung beban operasional di masa pandemi Covid-19, karena pembatasan kegiatan masyarakat memukul telak usaha mereka.

Ketua Umum KOWANTARA (Komunitas Warung Tegal Nusantara), Mukroni kepada Fajar Indonesia Network (FIN) menuturkan, dari total sekitar 50 ribu usaha Warteg yang buka di Jabodetabek, separuhnya saat ini sudah tidak buka lagi dan memilih pulang kampung.

Hal ini terjadi lantaran banyak perkantoran yang melaksanakan Work From Home (WFH), kegiatan masyarakat dibatasi, hingga aturan-aturan lain seputar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sontak mengurangi jumlah pelanggan Warteg secara signifikan.

“Di warteg ada lebih dari 25 ribu (yang gulung tikar). Pada umumnya pengusaha Warteg berasal dari Tegal, Brebes dan sekitarnya,” ungkap Mukroni.

Sebelum pandemi, kata dia, rumah-rumah para pelaku usaha Warteg di kampung halaman mereka tinggalkan untuk mencari nafkah di Jakarta dan sekitarnya. Rumah-rumah yang kosong itu kata Mukroni, sekarang sudah kembali terisi karena para pengusaha Warteg yang bangkrut memilih untuk pulang ke kampung halamannya.

Bagikan berita ini:
2
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar