Partai Demokrat Difitnah Mau Gulingkan Pemerintah, Syahrial Nasution: Pak Jokowi Harusnya Berterimakasih

Rabu, 28 Juli 2021 12:52

Politisi Demokrat, Syahrial Nasution. (Twitter)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Politikus Partai Demokrat, Syahrial Nasution murka dengan ulah buzzer dan influencer pro pemerintah yang gemar membuat fitnah dan tuduhan kepada Partai Demokrat untuk menggulingkan Presiden Jokowi.

“Akhir-akhir ini, Partai Demokrat habis-habisan diserbu buzzeRp. Tiap kali mengkritik penanganan covid yang tidak efektif, buzzeRp bekerja. Jurusnya, otak kosong. Karena memang tidak punya konsep. Saking hopeless-nya, buzzeRp menuding Demokrat mau menggulingkan Jokowi. Sinting!” ujar Syahrial Nasution, dikutip keterangan tertulisnya, Rabu (28/7).

Syahrian mengatakan, sudah menjadi kewajiban bagi Partai Demokrat untuk kritik pemerintah.

Sebab Demokrat bukan bagian dari pemerintah saat ini.

“Di mana salahnya? dalam kebijakan mengatasi pandemi covid-19 jika ingin mengutamakan rakyat? Wong memang seluruh rakyat menghadapi masalah yang sama. Jika ada yang kepentingannya terganggu, pasti oligarki dan kartel,” kata Syahrial.

Lebih lanjut, dia bilang bahwa Jokowi harus berterima kasih ke Partai Demokrat yang tidak puny DNA untuk menggulingkan pemerintah.

Tanpa Demokrat, dinamika politik Indonesia terasa hambar.

“Presiden @jokowi harusnya berterimakasih kepada Partai Demokrat yang tidak punya DNA menggulingkan kekuasaan di tengah jalan. Jangan-jangan yang begitu ada di sana? Justru Demokrat jadi counterpart yang keren saat ini. Tanpa Demokrat, kreativitas berpolitik di Indonesia akan tumpul. Dinamikanya, hambar” ucapnya.

Syahrial menyayangkan sejumlah fitnah yang dituduhkan ke SBY dan AHY serta keluarganya.

“Fitnah dan informasi hoax yang dilakukan buzzeRp terhadap pribadi Pak SBY Ketum Mas AHY Waketum Mas Edhie Baskoro dan keluarga, dikembangkan buzzeRp entah dasarnya apa dan entah apa manfaatnya untuk negeri ini. Kecuali merusak keadaan dan menciptakan kebencian,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
8
8
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar