Ahli epidemiologi: Saya Ingatkan ke Kemenkes, Mohon Hati-hati Menyikapi Angka Case Fatality Rate

Kamis, 29 Juli 2021 17:24

Ahli epidemiologi sekaligus akademisi dan peneliti dari Lembaga Ahlina Institute, dr Tifauzia Tyassuma-- Foto tangkapan layar YouTube Hersubeno Point

Menurutnya, penamaan varian baru dari WHO merupakan sinyal bahwa virus corona ini akan terus melakukan mutasi. Bahkan, hingga varian Omega, yakni huruf terakhir alfabet Yunani.

“Artinya kalau kita cerdas ini sebuah sinyal dari WHO kalau virus ini akan bermutasi terus hingga Omega. Berarti harus kita revisi lagi ini kapan pandemi berakhir,” ujarnya lagi.

Tifauzia bukannya menakut-nakuti, karena melihat kondisi saat ini angka kematian di Indonesia yang sangat mengkhawatirkan. Ditambah lagi angka kasus yang pecah rekor beberapa kali.

“Makanya ini saya ingatkan ke Kemenkes mohon hati-hati menyikapi angka Case Fatality Rate (CFR) ini,” tuturnya. (jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
2
3
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar